yahudi dan pbb

Perserikatan Bangsa-Bangsa atau biasa disingkat PBB (bahasa Inggris: United Nations atau disingkat UN) adalah sebuah organisasiinternasional yang anggotanya hampir seluruh negara di dunia. Lembaga ini dibentuk untuk memfasilitasi dalamhukum internasional, keamanan internasional, pengembangan ekonomi, perlindungan sosial, hak asasi dan pencapaian perdamaian dunia.

orang orang yahudi di dalamnya!!!!

Kabr petir untuk untuk alam

Masalah Lingkungan di Indonesia
Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar dengan 17.000 pulau yang mengisi wilayahnya. Selain itu, Indonesia juga merupakan negara dengan hutan hujan tropis terbesar ketiga dan merupakan negara dengan biodeversitas terbesar kedua setelah Brasil. Namun sangat disayangkan bahwa dibalik kekayaan alam yang melimpah tersebut Indonesia masih banyak mengalami masalah – masalah lingkungan hidup yang bisa dibilang cukup parah. Masalah tersebut antara lain seperti masalah Air bersih, polusi udara, penebangan liar, dan sebagainya.
1.      Masalah Air Bersih
Air merupakan hal yang sangatvital bagi kehidupan manusia. Tidak ada manusia yang dapat hidup tanpa air. Bahkan fakta membuktikan bahwa manusia dapat menahan lapar lebih lama daripada menahan haus. Jadi coba bayangkan apa jadinya apabila kita kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan kita. Sungguh sangat memprihatinkan bukan?
Namun hal itulah yang menimpa sebagian besar wilayah Indonesia saat ini. Menurut data dari Bank Dunia, Indonesia merupakan salah satu dari 10 negara yang memiliki persediaan air terbesar di dunia. Cadangan air tawar yang dimiliki Inonesia adalah sekitar 15.500 meter kubik per kapita per tahun. Jumlah tersebut jauh melebihi rata – rata julah ketersediaan air negara – negara lain yang hanya sekitar 8.000 meter kubik per kapita per tahun.
Namun dengan jumlah yang begitu besar, sekitar 119 juta dari total 200 juta penduduk Indonesia masih menghadapi kekurangan air bersih. Dan hanya 20% penduduk Indonesia yang bisa setiap hari memenuhi kebutuhan akan air bersih. Itu pun hanya terpusat pada daerah perkotaan terutama kota – kota besar dan daerah – daerah elit. Sedangkan presentase akses daerah pedesaan di Indonesia terhadap air bersih adalah yang paling randah di antara negara – negara Asia Tenggara. Dengan kata lain, penyebaran air bersih di Indonesia masih jauh untuk disebut merata.
Selain masalah penyebaran air, hal yang merupakan salah satu faktor penting penyebab masalah kelangkaan air bersih adalah pencemaran dan perusakan lingkungan. Jumlah dan pertumbuhan penduduk yang semakin bertambah tentunya akan kebutuhan masyarakat akan air bersih. Namun disamping meningkatnya kebutuhan tersebut, pencemaran yang dapat merusak sumber air bersih pun akan semakin meningkat.
Masyarakat pada umumnya tidak atau belum mengerti mengenai prinsp perlindungan air bersih dan penggunaan air yang bertanggungjawab. Sebagian besar masyarakat masih berpikir bahwa masalah air minum adalah urusan pemerintah atau PDAM saja tanpa membantu untuk mendukung kerja pemerintah.
Sekarang dapat kita lihat sungai – sungai yang merupakan sumber air utama sudah menjadi kotor akibat banyaknya sampah yang dibuang dan limbah – limbah indusr\tri yang dapat merusak air tersebut.
2.      Masalah Sampah
Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktifitas manusia maupun alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Sampah berasal dari rumah tangga, pertanian, perkantoran, perusahaan, rumah sakit, pasar, dan sebagainya. Dengan kata lain, semakin bertambah jumlah populasi manusia, maka akan semakin banyak sampah yang dihasilkan dan lahan untuk membuang sampah – sampah tersebut tentunya harus semakin diperluas. Itulah yang menjadi permasalahn bangsa ini. Pengelolaan pembuangan sampah belum terurus dengan baik. Masih banyak kita lihat sampah – sampah yang menumpuk tanpa ada tindakan lebih lanjut untuk menangani masalah tersebut.
Memang di waktu sekarang ini yang bisa kita lakukan hanyalah menampung semua sampah pada sebuah tempat yang kita sebut sebagai TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Namun apabila sampah – sampah tersebut hanya diletakan begitu saja, justru akan menimbulkan dampak yang buruk bagi lingkungan. Selain itu, sangat sulit untuk mencari lahan kosong yang dapat digunakan sebagai tempat menampung sampah – sampah.
Beberapa negara telah menggunakan alternatif pembakaran untuk menangani masalh tersebut namun hal tersebut telah diakui dapat menyebabkan polusi udara yang sangat bernahaya bagi kehiduapan.
Selain masalah penanganan sampah, masalah kesadaran masyarakat akan pembuangan sampah juga sangat memprihatinkan. Kita banyak melihat sungai – sungai justru menjadi tempat untuk membuang sampah padahal sungai merupakan salah satu sumber air utama bagi kehidupan masyarakat. Pembuangan sampah ke saluran air dapat menyumbat saluran tersebut dan dampaknya kan cukupp besar. Selain mengancam ketersediaan air bersih, penyumbatan saluran ai juga dapat menyebabkan banjir. Apabila penyumbatan sudah parah, maka banjir yang terjadi bisa menjadi banjir yang berkepanjangan dengan kedalaman yang cukup untuk menenggelamkan sebuah rumah seperti yang sudah kita lihat beberapa tahun belakangan ini.
3.      Masalah Polusi Udara
Tingkat pencemaran udara di Indonesia semakin memprihatinkan. Bahkan Bank Dunia telah menetaplkan bahwa Indonesia merupakan negara dengan tingkat polusi tertinggi ketiga di dunia. World Bank juga menetapkan Jakarta sebagai kota dengan kadar polutan tertinggi setelah Beijing, New Delhi, dan Mexico City.
Dari semua penyebab polusi udara yang ada, emisi transportasi terbukti sebagai penyumbang pencemaran udara tertinggi di Indonesia, yakni sekitar 85 persen. Hal ini diakibatkan oleh laju pertumbuhan kepemilikan kendaraan bermotor yang tinggi. Sebagian besar kendaraan bermotor itu menghasilkan emisi gas buang yang buruk, baik akibat perawatan yang kurang memadai ataupun dari penggunaan bahan bakar dengan kualitas kurang baik (misalnya kadar timbal yang tinggi).
Selain itu, minimnya pengolahan asap pabrik juga turut menyumbang jumlah polutan yang memenuhi udara Indonesia terutama di kota- kota besar. Di daerah – daerah yang menjadi kawasan industri dapat kita rasakan keadaan udara yang sesak, panas, pengap, dan berbau bahan kimia. Kebakaran hutan juga merupakan salah satu faktor yang menyebabkan polusi udara.
Polusi udara sangatlah berbahaya bagi tubuh manusia. Partikel – partikel yang menjadi polutan memiliki ukuran yang lebih kecil dari debu sehingga lebnih mudah masuk dan menempel di tubuh kita. Contohnya adalah gas CO (karbon monoksida) yang dapat menghambat kierja sel darah merah dalam mengangkut O2 (Oksigen) sehingga dapat mengakibatkan tubuh kekurangan oksigen yang dapat mendorong timbulnya berbagai macam penyakit. Selain itu kadar Pb (timbal) yang tinggi di udara juga dapat merusak sel darah merah bagi orang yang menghirupnya sehinggadapat menyebabkan penyakit anemia.
Polusi udara juga sangat berdampak bagi lingkungan. Kadar SO2 dan NO2 yang tinggi dapat menyebabkan terjadinya hujan asam yang dapat merusak sumber air, membunuh organisme – organisme kecil dan pepohonan. Hujan asam juga sangat berbahaya bagi manusia apabila terkena kulit karena asam merupakan senyawa yang bersifat korosif atau mengikis.
4. Penebangan Liar
Hutan merupakan salah satu aspek yang paling penting dalam menjaga kestabilan ekosistem dan kehidupan di bumi. Hutan merupakan sumber penghasil oksigen terbesar dan merupakan habitat bagi banyak makhluk hidup di bimi ini.
Namun Indonesia, negara yang memiliki luas hutan tropis terbesar ketiga di dunia, merupakan salah satu negara dengan kasus illegal logging terbesar. Menurut data dari Dinas Kehutanan, Indonesia telah kehilangan 3,8 juta hektar hutan setiap tahunnya dan sebagian besar disebabkan oleh praktek illegal logging. Selain itu, kondisi mengenaskan lainnya adalah terdapat 59 juta hektar hutan yang rusak dari total 120 juta hektar wilayah hutan di Indonesia. Berarti hanya 50% hutan di Indonesia yang dapat dikatakan berfungsi secara optimal.
Praktek pembalakan liar dan eksploitasi hutan yang tidak bertanggung jawab ini telah mengakibatkan kehancuran sumber daya hutan yang tidak ternilai harganya, kehancuran kehidupan masyarakat dan kehilangan kayu senilai US$ 5 milyar, diantaranya berupa pendapatan negara kurang lebih US$1.4 milyar setiap tahun. Kerugian tersebut belum menghitung hilangnya nilai keanekaragaman hayati serta jasa-jasa lingkungan yang dapat dihasilkan dari sumber daya hutan. Badan Penelitian Departemen Kehutanan menunjukan angka Rp. 83 milyar perhari sebagai kerugian finansial akibat penebangan liar
Selain kerugian finansial, kerugian lingkungan pun sangatlah besar akibat dari pembalakan hutan secara liar tersebut. Hutan merupakan penyedia oksigen bagi bumi ini. Apabila luas hutan berkurang sementara populasi manusia terus bertambah, tentu saja akan terjadi krisis oksigen di bumi ini dan kita tidak akan mau haseperti itu terjadi. Selain itu, hutan juga berfungsi untuk menjaga tanah dari erosi yang dapat menghilangkan kesuburan tanah dan untuk mencegah terjadinya tanah longsor.



Alat kelamin manusia dibedakan menjadi alat kelamin jantan (pria) dan alat kelamin betina (wanita). Baik pria maupun wanita mempunyai bagian-bagian alat kelamin yang terdapat di dalam tubuh dan juga yang terdapat di luar tubuh.

cerita kecil religi part 2

KETEGUHAN IMAN


pagi itu abdullah terlihat lagi duduk santai sambil minum secangkir kopi, di depan rumahnya balehong yang tak lain kepala ke amanan pulau itu.
setiap ada warga baru yang masuk ke pulau itu haruslah se izin balehong karena sebagai kepala ke amanan balehong juga termasuk prajurit yang sangat dekat dengan kepala suku.
tidak berapa lama kemudian datanglah balehong menemui abdullah dan keduanya pun mulai membuka obrolan . 

ABDULLAH : balehong aku mau bertanya kenapa pulau ini bernama pulau bayang
BALEHONG : karena pulau ini tidak bisa terlihat oleh orang luar siapapun yang masuk pulau ini semuanya atas se izin sang hyang puja sembahan kami..
Abdullah : apakah kau juga tahu ada dimanakah sang hyang puja itu 
balehong : patung raksasa yg semalam kita sembah itulah sang hyang puja dia raja dari segala berhala yg ada di pulau ini.
Abdullah : apakah kau juga tahu siapa yang membuat patung sang hyang puja itu.. 
balehong : leluhur kami lah yang membuatnya..
abdullah : kalau sembahanmu itu di buat oleh leluhurmu lalu kenapa kalian tidak menyembah leluhurmu saja, bukankah dia yang menciptakan sembahan kalian itu...
balehong : leluhur kami hanya mengabadikan pujahan saja agar anak cucu nya bisa melihat bentuk shang hyang puja..

di saat keduanya masih asik ngobrol lalu datanglah dua orang prajurit bersenjata tombak, keduanya adalah utusan kepala suku penguasa pulau bayang.
setelah kedua prajurit itu mengatakan sesuatu kepada balehong keduanya pun pergi 
balehong : abdullah mari kita berangkat...kepala suku ingin bertemu denganmu..
abdullah : apakah kepala suku sudah tahu dengan kehadiranku di pulau ini..
balehong : tentu saja dia tahu....
abdullah : baiklah..

keduanya pun berangkat menuju rumah kepala suku dan rupanya kedatangan abdullah memang sudah di tunggu, sehingga kedatangan abdullah di sambut baik layaknya seorang tamu istana dan abdullah pun langsung di hadapkan ke kepala suku.

sang kepala suku yang saat itu duduk di sebuah singgasana mewah terbuat dari emas murni menatap tajam ke arah abdullah dan mempersilahkannya duduk.
abdullah sempat memperhatikan sekelilingnya, terlihat jelas ruangan itu sangat indah dengan ukiran pot dan guci yg semua terbuat dari emas.
sementara sang kepala suku yang duduk di singgasana mewah itu di temani dua wanita yang sangat cantik, yang satu setengah tua dan yang satu gadis remaja.
kedua wanita itu mengenakan mahkota tiara di kepalanya yang juga terbuat dari emas, kedua wanita itu adalah isteri dan anaknya sang kepala suku.

dada abdullah sempat bergetar melihat kecantikan dua wanita yang ada di depannya itu karena kecantikan dua wanita itu sangat luar biasa dan baru pertama kali abdullah melihat wanita secantik itu.
setelah abdullah terlihat tenang sang kepala suku pun membuka percakapannya.
kepala suku : hay balehong apakah ini tamu kita yg sekarang menginap di rumahmu itu dan siapakah namanya.. 
balehong : betul ki dialah tamu kita itu...dia bernama abdullah..

kepala suku : abdullah....kau boleh tinggal di pulau ini... kau boleh pilih tempat mana yg kau inginkan... dan kau juga boleh menikah dengan wanita di pulau ini ...carilah wanita mana yg kau suka semua biaya aku yg tanggung dan kau akan ku beri emas yg banyak untuk modal usaha mu...
abdullah : terima kasih ki...atas kebaikannya yang telah menerima kehadiranku di pulau ini....
kepala suku : tapi kau harus tahu peraturan yang ada di pulau ini...barang siapa yang ingin menetap di pulau ini ..dia harus di baptis dulu dan harus ikut dengan keyakinan kami yaitu menyembah sang hyang puja...setelah itu barulah kau boleh meminta apapun di pulau ini semuanya aku penuhi...

abdullah : terima kasih ki...aku sangat senang mendengarnya, tapi sayang aku keberatan untuk di baptis karena aku sudah berkeyakinan untuk tetap menyembah ALLAH SWT tuhan semesta alam.... dialah tuhanku dan tuhan kalian semua bukan sang hyang puja yg hanya se onggok batu yg tidak bisa apa2 itu... 

mendengar ucapannya abdullah, semua orang yang ada di tempat itu terkejut terlebih lagi sang kepala suku karena dia tidak menyangka ada tuhan lain, selain sang hyang puja sembahan mereka, bahkan sang kepala suku yang semula sangat ramah dan sopan berubah menjadi marah dan murka karena ucapan abdullah itu..
kepala suku : hay abdullah lancang sekali kau menghina tuhan ku apa kau sudah bosan hidup... berani menghina tuhan kami seperti itu 
abdullah : mati..lebih baik buatku dari pada aku hidup dengan kemusrikan dan menyekutukan Allah...
kepala suku : kurrang ajar...

melihat kepala suku marah balehong langsung menghadap memberikan hormat kepada pimpinannya itu. 
balehong : ampun tuanku... jangan dulu tuanku beri hukuman pada anak muda ini...karena dia baru beberapa hari tinggal di pulau ini...aku rasa jiwa abdullah masih labil ..kalau tuanku tidak keberatan kasih dia waktu untuk berpikir... 
kepala suku : hmm.....baiklah aku kasih waktu dua hari untuk berpikir dan selama itu pula kau tetap hormati dia layaknya tamu agung..bawa dia pulang kerumahmu..
balehong : terima kasih tuanku...
setelah sang kepala suku memberikan ampunan..balehong pun mengajak abdullah keluar meninggalkan tempat itu dan pulang ke rumah.
**

abdullah merasa bingung dengan segala peristiwa yang menimpanya.. sebenarnya ada apakah dibalik semua ini kenapa ALLAH SWT mengirimnya kepulau ini.?
karena rasa penasaran dengan keadaan pulau itu, abdullah pun keluar dari rumah balehong untuk berjalan2 menelusuri pulau bayang yg sangat indah itu, sampai akhirnya dia masuk kesebuah hutan kecil yang ternyata di hutan itu ada sebuah danau dengan airnya yg sangat jernih hingga apa yg ada dibawah danau itu bisa terlihat dengan jelas, dia terus melangkah sambil terus mengucap tasbih karena mengagumi keindahan pulau itu.

tiba2 dia terkejut karena ternyata di danau itu ada putri kepala suku lagi mandi telanjang bulat, sehingga seluruh bagian tubuh sang putri terlihat jelas
abdullah langsung menutup mata karena takut sambil beristigfar.

melihat ada abdullah sang putri pun naik ke atas dengan tetap bertelanjang menghampiri abdullah yang saat itu membelakanginya.
putri : ada apa kau kemari... 
abdullah : maaf kan aku tuan putri aku gak sengaja melihatmu... 
putri : lalu kenapa kau seperti ketakutan...hay abdullah jangan takut aku tidak marah sama kamu kalau kamu mau mandi marilah kita mandi bersama. 

sang putri pun menarik bahu abdullah agar abdullah melihat ke arahnya tapi malah abdullah menutup matanya...
putri : abdullah kamu jangan takut..aku tidak akan memberitahukan ayahku tentang ini... selama ini aku hanya terkurung dan tak pernah berduaan dengan laki2 aku ingin kehangatan laki2 aku tak pernah melakukan hubungan kelamin semua laki2 yg ada di pulau ini tidak ada yg berani mendekati ku kalau kamu tidak keberatan marilah kita lakukan hubungan kelamin...
abdullah : tidak tuan putri... melakukan hubungan kelamin sebelum nikah itu adalah zina agamaku melarangnya ...
putri : ayolah abdullah.... disini tempatnya sepi tidak ada orang yg tahu 
abdullah : tidak tuan putri meskipun tempat ini sepi dan tak ada yg tahu tapi ALLAH tetap melihat apa yang kita lakukan....aku takut dengan murkaNYA
putri : di pulau ini yg berkuasa adalah ayahku bukan tuhan mu ...ayo lah abdullah aku ingin melakukannya denganmu 
abdullah : tidak tuan putri....
putri : ayolah....
abdullah : tidak tuan putri ...tidaaak...
ABDULLAH PUN LARI MENINGGALKAN PUTRI KEPALA SUKU YG SANGAT CANTIK ITU 
***
TIBA DUA HARI YG TELAH DI TENTUKAN ABDULLAH PUN DI PANGGIL KEMBALI UNTUK MENEMUI SANG KEPALA SUKU 
kepala suku : bagaimana abdullah apa kau bersedia ikut dengan keyakinan kami menyembah sang hyang puja dan meninggalkan keyakinanmu ..kalau kau bersedia kau akan aku nikahkan dengan putri ku dan seluruh kekayaanku aku serahkan untukmu ...bagaimana ?
abdullah : aku tetap pada keyakinanku untuk tetap menyembah ALLAH SWT dan sampai kapan pun aku tidak akan mau ikut keyakinan kalian hay manusia2 musyrik.

mendengar perkataan dari abdullah sang kepala suku murka hingga abdullah pun langsung di tangkap dan di bawa ke alun2 untuk di hukum pancung.
seluruh warga pulau itu pun berkumpul untuk menyaksikan hukuman itu.

ketika sang algojo sudah siap dengan pedangnya hendak melakukan eksekusi ..sang kepala suku kembali mendekati abdullah 
kepala suku : ini kesempatan terakhir buatmu apa kau tetap pada keyakinanmu
tidak mau ikut dengan keyakinan kami dan menyembah sang hyang puja..? 
abdullah : pendirianku sudah bulat, kalian tak akan bisa merubah keyakinanku....karena mati buatku lebih baik dari pada harus jadi manusia musyrik..
kepala suku : kalau itu sudah keyakinanmu ..baiklah..

karena abdullah tetap pada keyakinannya akhirnya hukuman pancung pun di laksanakan, sang algojo menebaskan pedangnya ke leher abdullah hingga kepalanya abdullah terlepas dari badan. 

cita2 abdullah yg ingin menjadi seorang ulama tak tercapai karena dia menghembuskan nafas terakhirnya di ujung pedang dan abdullah pun mati dengan tetap membawa iman islamnya.
INNA LILLAH WAINNA ILAHI ROZIUN


certa kecil religi van rohis

KETEGUHAN IMAN
ABDULLAH adalah seorang pemuda yg baru saja menyelesaikan studinya di universitas al azhar kairo mesir, tapi dia tidak langsung pulang ke kampung halamannya melainkan ia menyebarkan ilmunya kepada kawan2nya yg ada di sana terutama pada mereka yg bekerja jadi tki, semua ilmu agama yg dia dapat di bagikan dan diamalkannya.

hingga suatu masa dia mendapat surat dari ayahnya untuk pulang ke kampung karena sang ayah menginginkan agar semua ilmu yg ABDULLAH dapat kiranya berguna untuk mendidik warganya yg mayoritas awam dalam ilmu agama 

ABDULLAH yg bercita2 menjadi seorang ulama yg memiliki banyak murid itu pun menyambut baik keinginan sang ayah 
dia pun berangkat pulang ke kampung halaman dengan menaiki sebuah kapal 
namun di tengah jalan badai menerjang sehingga kapal itupun karam di tengah lautan tidak ada yg tahu nasib para penumpangnya semuanya ikut tenggelam 
hingga suatu masa tubuh ABDULLAH terdampar di tepi pantai dan di temukan oleh nelayan yg sedang mencari ikan 

rupanya ALLAH berkehendak lain dalam musibah itu sehingga ABDULLAH masih hidup dia pingsan hingga beberapa hari lamanya, 
setelah beberapa hari pingsan dia pun tersadar dan merasa heran dengan sekelilingnya..
ABDULLAH : astagfirullah ada dimana kah aku ini sekarang 
nelayan : kau ada di rumahku 
ABDULLAH : tempat apa ini dan ada di daerah mana aku 
nelayan : kau ada di pulau bayang sebuah pulau yg masih dalam wilayah kawasan indonesia 
abdullah : ohh..
meskipun tubuhnya masih terasa lemas dia bangkit dan mengambil air wudhu lalu dia pun bertanya ke pada si nelayan 
ABDULLAH : arah kiblat kemana aku mau sholat 
nelayan :apa itu kiblat aku tidak mengerti apa yg kau maksud dan apakah itu sholat
ABDULLAH : Astagfirullah ...terus apa yg kau sembah sehingga kau tidak tahu apa itu sholat 
nelayan : kami disini semua penyembah berhala dan kami semua hidup dalam kecukupan makmur sejahtera dan kami di pimpin oleh seorang kepala suku yg sangat adil bijaksana.

ABDULLAH pun terdiam lalu masuklah seorang dengan tampang berwibawa sopan dan lemah lembut yg ternyata orang itu adalah ketua keamanan di pulau itu bernama BALEHONG.

karena ABDULLAH tidak punya sodara atau keluarga di pulau itu ABDULLAH pun di ajak tinggal di rumah BALEHONG dia di sambut dengan baik layaknya seorang tamu

suatu sore ABDULLAH di ajak jalan2 sama balehong menelusuri pulau itu, keduanya pun berjalan ke pasar kekampung2 dan ke semua tempat memang semuanya terlihat indah bersahabat.

seluruh penduduk di pulau itu terlihat ramah saling bertegur sapa dan tersenyum bila berpapasan dengan sesamanya.
malamnya pas bulan purnama seluruh penduduk yg ada di pulau itu berkumpul di sebuah alun2 besar yg mencapai hektaran luasnya dan di depannya ada sosok berhala raksasa, dari kejauhan terlihat seorang tua berjubah putih yg memakai tongkat sedang pidato entah apa yg di ucapkan tiba2 seluruh penduduk bersujud ketanah tak terkecuali balehong
sementara abdullah masih tetap berdiri dia bingung apa yg sedang mereka lakukan 
balehong : hay abdullah cepatlah bersujud memohon ampun atas dosa kita kepada sang hyang puja agar kita terhindar dari mara bahaya 
ABDULLAH pun ikut mencium tanah 
ABDULLAH : YA ALLAH maafkan aku aku bukannya menyembah apa yg mereka sembah aku hanya ingin tahu apa yg belum aku ketahui tentang pulau ini.

BERSAMBUNG KE 2 

**

tata cara sholat jenazah

Pengertian Jenazah

Kata jenazah diambil dari bahasa Arab (جن ذح) yang berarti tubuh mayat dan kata جن ذ   yang berarti menutupi. Jadi, secara umum kata jenazah memiliki arti tubuh mayat yang tertutup

memandikan jenazah
Setiap orang muslim yang meninggal dunia harus dimandikan, dikafani dan dishalatkan terlebih dahulu sebelum dikuburkan terkecuali bagi orang-orang yang mati syahid. Hukum memandikan jenazah orang muslim menurut jumhur ulama adalah fardhu kifayah. Artinya, kewajiban ini dibebankan kepada seluruh mukallaf di tempat itu, tetapi jika telah dilakukan oleh sebagian orang maka gugurlah kewajiban seluruh mukallaf.  Adapun dalil yang menjelaskan kewajiban memandikan jenazah ini terdapat dalam sebuah hadist Rasulullah SAW, yakninya:
عن ا بن عبا س ا ن ا لنبي صلى ا لله عليه و سلم قا ل: فى ا لذ ي سقط عن ر ا حلته فما ت ا غسلو ه بما ء و سد ر (رواه ا لبخرو مسلم)
Artinya: “Dari Ibnu Abbas, bahwasanya Nabi SAW telah bersabda tentang orang yang jatuh dari kendaraannya lalu mati, “mandikanlah ia dengan air dan daun bidara.” (H.R Bukhari dan Muslim)
Adapun beberapa hal penting yang berkaitan dengan memandikan jenazah yang perlu diperhatikan yaitu:
1.      Orang yang utama memandikan jenazah
a.       Untuk mayat laki-laki
Orang yang utama memandikan dan mengkafani mayat laki-laki adalah orang yang diwasiatkannya, kemudian bapak, kakek, keluarga terdekat, muhrimnya dan istrinya.
b.      Untuk mayat perempuan
Orang yang utama memandikan mayat perempuan adalah ibunya, neneknya, keluarga terdekat dari pihak wanita serta suaminya.
c.       Untuk mayat anak laki-laki dan anak perempuan
Untuk mayat anak laki-laki boleh perempuan yang memandikannya dan sebaliknya untuk mayat anak perempuan boleh laki-laki yang memandikannya.
d.      Jika seorang perempuan meninggal sedangkan yang masih hidup semuanya hanya laki-laki dan dia tidak mempunyai suami, atau sebaliknya seorang laki-laki meninggal sementara yang masih hidup hanya perempuan saja dan dia tidak mempunyai istri, maka mayat tersebut tidak dimandikan tetapi cukup ditayamumkan oleh salah seorang dari mereka dengan memakai lapis tangan.[3] Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW, yakninya:
اذ ما تت ا لمر أ ة مع ا لر جا ل ليس معحم ا مر أ ة غير ها و ا لر جل مع النسا ء ليس معهن ر جل غيره فأ نهما ييممان و يد فنا ن و هما بمنز لة من لم يجد ا لما ء (رواه ه بو داود و ا لبيحقى)
Artinya: “Jika seorang perempuan meninggal di tempat laki-laki dan tidak ada perempuan lain atau laki-laki meninggal di tempat perempuan-perempuan dan tidak ada laki-laki selainnya maka kedua mayat itu ditayamumkan, lalu dikuburkan, karena kedudukannya sama seperti tidak mendapat air.” (H.R Abu Daud dan Baihaqi)
2.      Syarat bagi orang yang memandikan jenazah
a.       Muslim, berakal, dan baligh
b.      Berniat memandikan jenazah
c.       Jujur dan sholeh
d.      Terpercaya, amanah, mengetahui hukum memandikan mayat dan memandikannya sebagaimana yang diajarkan sunnah serta mampu menutupi aib si mayat.

3.      Mayat yang wajib untuk dimandikan
a.       Mayat seorang muslim dan bukan kafir
b.      Bukan bayi yang keguguran dan jika lahir dalam keadaan sudah meninggal tidak dimandikan
c.       Ada sebahagian tubuh mayat yang dapat dimandikan
d.      Bukan mayat yang mati syahid 

4.      Tatacara memandikan jenazah
Berikut beberapa cara memandiakan jenazah orang muslim, yaitu:
a.       Perlu diingat, sebelum mayat dimandikan siapkan terlebih dahulu segala sesuatu yang dibutuhkan untuk keperluan mandinya, seperti:
1.      Tempat memandikan pada ruangan yang tertutup.
2.      Air secukupnya.
3.      Sabun, air kapur barus dan wangi-wangian.
4.      Sarung tangan untuk memandikan.
5.      Potongan atau gulungan kain kecil-kecil.
6.      Kain basahan, handuk, dll.
b.      Ambil kain penutup dan gantikan kain basahan sehingga aurat utamanya tidak kelihatan.
c.       Mandikan jenazah pada tempat yang tertutup.
d.      Pakailah sarung tangan dan bersihkan jenazah dari segala kotoran.
e.       Ganti sarung tangan yang baru, lalu bersihkan seluruh badannya dan tekan perutnya perlahan-lahan.
f.       Tinggikan kepala jenazah agar air tidak mengalir kearah kepala.
g.      Masukkan jari tangan yang telah dibalut dengan kain basah ke mulut jenazah, gosok giginya dan bersihkan hidungnya, kemudiankan wudhukan.
h.      Siramkan air kesebelah kanan dahulu kemudian kesebelah kiri tubuh jenazah.
i.        Mandikan jenazah dengan air sabun dan air mandinya yang terakhir dicampur dengan wangi-wangian.
j.        Perlakukan jenazah dengan lembut ketika membalik dan menggosok anggota tubuhnya.
k.      Memandikan jenazah satu kali jika dapat membasuh ke seluruh tubuhnya itulah yang wajib. Disunnahkan mengulanginya beberapa kali dalam bilangan ganjil.
l.        Jika keluar dari jenazah itu najis setelah dimandikan dan mengenai badannya, wajid dibuang dan dimandikan lagi. Jika keluar najis setelah di atas kafan tidak perlu diulangi mandinya, cukup hanya dengan membuang najis itu saja.
m.    Bagi jenazah wanita, sanggul rambutnya harus dilepaskan dan dibiarkan menyulur kebelakang, setelah disirim dan dibersihkan lalu dikeringkan dengan handuk dan dikepang.
n.      Keringkan tubuh jenazah setelah dimandikan dengan kain sehingga tidak membasahi kain kafannya.
o.      Selesai mandi, sebelum dikafani berilah wangi-wangian yang tidak mengandung alkohol.

2.3. Mengkafani Jenazah

Mengkafani jenazah adalah menutupi atau membungkus jenazah dengan sesuatu yang dapat menutupi tubuhnya walau hanya sehelai kain. Hukum mengkafani jenazah muslim dan bukan mati syahid adalah fardhu kifayah. Dalam sebuah hadist diriwayatkan sebagai berikut:
ها جر نا سع ر سو ل ا لله صلى ا لله عليه و سلم كلتمس و جه ا لله فو قع ا جرنا على الله فمنا من ما ت لم يأ كل من ا جر ه شأ منهم مصعب ا بن عمير قتل يو م ا حد فلم نجد ما لكفنه ا لا بر د ة, ا ذا غطينا بها ر أ سه خر جت ر جلا ه, و ا ذا غطينا بها ر جليه حر ج ر أ سه فأ مر نا ا لنبي صلى ا لله عليه و سلم ا ن نغطي ر أ سه و ا ن نجعل على ر جليه من ا لا ذ خر (رواه ا لبخا ر ى)
Artinya: “Kami hijrah bersama Rasulullah SAW dengan mengharapkan keridhaan Allah SWT, maka tentulah akan kami terima pahalanya dari Allah, karena diantara kami ada yang meninggal sebelum memperoleh hasil duniawi sedikit pun juga. Misalnya, Mash’ab bin Umair dia tewas terbunuh diperang Uhud dan tidak ada buat kain kafannya kecuali selembar kain burdah. Jika kepalanya ditutup, akan terbukalah kakinya dan jika kakinya tertutup, maka tersembul kepalanya. Maka Nabi SAW menyuruh kami untuk menutupi kepalanya dan menaruh rumput izhir pada kedua kakinya.” (H.R Bukhari)
Hal-hal yang disunnahkan dalam mengkafani jenazah adalah:
1.      Kain kafan yang digunakan hendaknya kain kafan yang bagus, bersih dan menutupi seluruh tubuh mayat.
2.      Kain kafan hendaknya berwarna putih.
3.      Jumlah kain kafan untuk mayat laki-laki hendaknya 3 lapis, sedangkan bagi mayat perempuan 5 lapis.
4.      Sebelum kain kafan digunakan untuk membungkus atau mengkafani jenazah, kain kafan hendaknya diberi wangi-wangian terlebih dahulu.
5.      Tidak berlebih-lebihan dalam mengkafani jenazah.
Adapun tata cara mengkafani jenazah adalah sebagai berikut:
1.      Untuk mayat laki-laki
a.       Bentangkan kain kafan sehelai demi sehelai, yang paling bawah lebih lebar dan luas serta setiap lapisan diberi kapur barus.
b.      Angkatlah jenazah dalam keadaan tertutup dengan kain dan letakkan diatas kain kafan memanjang lalu ditaburi wangi-wangian.
c.       Tutuplah lubang-lubang (hidung, telinga, mulut, kubul dan dubur) yang mungkin masih mengeluarkan kotoran dengan kapas.
d.      Selimutkan kain kafan sebelah kanan yang paling atas, kemudian ujung lembar sebelah kiri. Selanjutnya, lakukan seperti ini selembar demi selembar dengan cara yang lembut.
e.       Ikatlah dengan tali yang sudah disiapkan sebelumnya di bawah kain kafan tiga atau lima ikatan.
f.       Jika kain  kafan tidak cukup untuk menutupi seluruh badan mayat maka tutuplah bagian kepalanya dan bagian kakinya yang terbuka boleh ditutup dengan daun kayu, rumput atau kertas. Jika seandainya tidak ada kain kafan kecuali sekedar menutup auratnya saja, maka tutuplah dengan apa saja yang ada.

2.      Untuk mayat perempuan
Kain kafan untuk mayat perempuan terdiri dari 5 lemabar kain putih, yang terdiri dari:
a.       Lembar pertama berfungsi untuk menutupi seluruh badan.
b.      Lembar kedua berfungsi sebagai kerudung kepala.
c.       Lembar ketiga berfungsi sebagai baju kurung.
d.      Lembar keempat berfungsi untuk menutup pinggang hingga kaki.
e.       Lembar kelima berfungsi untuk menutup pinggul dan paha.
Adapun tata cara mengkafani mayat perempuan yaitu:
a.       Susunlah kain kafan yang sudah dipotong-potong untuk masing-masing bagian dengan tertib. Kemudian, angkatlah jenazah dalam keadaan tertutup dengan kain dan letakkan diatas kain kafan sejajar, serta taburi dengan wangi-wangian atau dengan kapur barus.
b.      Tutuplah lubang-lubang yang mungkin masih mengeluarkan kotoran dengan kapas.
c.       Tutupkan kain pembungkus pada kedua pahanya.
d.      Pakaikan sarung.
e.       Pakaikan baju kurung.
f.       Dandani rambutnya dengan tiga dandanan, lalu julurkan kebelakang.
g.      Pakaikan kerudung.
h.      Membungkus dengan lembar kain terakhir dengan cara menemukan kedua ujung kain kiri dan kanan lalu digulungkan kedalam.
i.        Ikat dengan tali pengikat yang telah disiapkan.
     
    2.4. Menshalatkan Jenazah

Menurut ijma ulama hukum penyelenggaraan shalat jenazah adalah fardhu kifayah. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW, yang berbunyi:
صلو ا على مو تا كم (رواه ابن ما جه)
Artinya: “Shalatilah orang yang meninggal dunia diantara kamu”
Orang paling utana untuk melaksanakan shalat jenazah yaitu:
a.       Orang yang diwasiatkan si mayat dengan syarat tidak fasik atau tidak ahli bid’ah.
b.      Ulama atau pemimpin terkemuka ditempat itu.
c.       Orang tua si mayat dan seterusnya ke atas.
d.      Anak-anak si mayat dan seterusnya ke bawah.
e.       Keluarga terdekat.
f.       Kaum muslimim seluruhnya.
Rukun shalat jenazah ialah:
a.       Berniat menshalatkan jenazah.
b.      Takbir empat kali.
c.       Berdiri bagi yang kuasa.
Adapun tata cara melakukan shalat jenazah adalah sebagai berikut:
1.      Niat shalat jenazah
Niat shalat jenazah dilakukan dalam hati serta ikhlas karena Allah SWT. Sebelum shalat jenazah dilakukan maka kepada imam dan seluruh makmum hendaknya berwudhu dan menutup aurat. Untuk menyalatkan mayat laki-laki imam berdiri sejajar dengan kepala si mayat, sedangkan untuk mayat perempuan, imam berdiri di tengah-tengah sejajar pusat si mayat.

Lafal niat shalat jenazah:
a.       Untuk mayat laki-laki
ا صلى على هذ اا لميت ار بع تكبير ا ت فر ض كفا ية مأ مو ما/ ا ما ما لله تعا لى
“Sengaja aku berniat shalat atas mayat laki-laki empat takbir fardhu kifayah menjadi makmun/imam karena Allah ta’ala”
b.      Untuk mayat perempuan
ا صلى على هذ اا لميتة ار بع تكبير ا ت فر ض كفا ية مأ مو ما/ ا ما ما لله تعا لى
“Sengaja aku berniat shalat atas mayat perempuan empat takbir fardhu kifayah menjadi makmun/imam karena Allah ta’ala”
2.      Takbir 4 kali
a.       Takbir pertama dimulai dengan mengangkat tangan dan membaca Al-Fatihah.
Artinya:   
1      Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang,
2.      Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam,
3.      Maha Pemurah lagi Maha Penyayang,
4.      Yang menguasai di hari Pembalasan,
5.      Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan Hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan,
6.      Tunjukilah kami jalan yang lurus,
7.      (yaitu) jalan orang-orang yang Telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

b.      Takbir kedua dan membaca shalawat
ا للهم صل على محمد و على ا ل محمد كما صليت على ا بر ا هيم و على ا ل ا براهيم و با رك على محمد و على ا ل محمد كما با ر كت على ا بر ا هيم و على ا ل ا بر هيم فى ا لعا لمين ا نك حميد مجيد.
Artinya: “Ya Allah berikanlah kesejahteraan kepada Muhammad dan keluarganya, sebagaimana engkau telah memberikan kesejahteraan kepada Ibrahim dan keluarganya. Berkatilah Muhammad dan keluarganya, sebagaimana engkau telah memberkati Ibrahim dan keluarganya, sesungguhnya Engkau Maha terpuji lagi bijaksana”
c.       Takbir ketiga  dan membaca do’a untuk si mayat
ا للحم ا غفر له (ها) و ا ر حمه (ها) و عا فه(ها) و ا عف عنه (ها) و ا كر م نز له (ها) ووسع مد خله (ها) و ا غسله (ها) بما ء و ثلج و بر د و نقه (ها) من ا لخطا يا كم ينقى ا لثو ب من ا لد نس و ا بد له (ها) دا را خيرا من دا ر ه  (ها) و ا هلا خيرا من ا هله (ها) و ادخله (ها) ا لجنة و ا عنذ ه (ها) من عذا ب ا لقبر و عذا ب ا لنا ر.
Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia, kasihilah dia, maafkanlah dia dan sentosakanlah dia, muliakan tempatnya, lapangkanlah kuburnya, sucikanlah dia dengan air embun dan es, sucikanlah dia dari kesalahannya, sebagaimana sucinya kain putih dari kotoran. Gantikanlah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada rumahnya, dan gantikan keluarganya dengan keluarga yang lebih baik, masukkan ia kedalam syurga, dan jauhkan ia dari siksa kubur dan siksa neraka.”
d.      Takbir keempat lalu diam sejenak dan membaca do’a
ا للحم لا تحر منا ا جر ه (ها) ولا تفتنا بعد ه (ها) و ا غفر لنا و له (ها)
Artinya: “  Ya Allah janganlah Engkau tahan untuk kami pahalanya dan janganlah engkau tinggalkan fitnah untuk kami setelah kepergiannya”

    2. 5. Menguburkan Jenazah
Disunnahkan membawa jenazah dengan usungan jenazah yang di panggul di atas pundak dari keempat sudut usungan.

Disunnahkan menyegerakan mengusungnya ke pemakaman tanpa harus tergesa-gesa. Bagi para pengiring, boleh berjalan di depan jenazah, di belakangnya, di samping kanan atau kirinya. Semua cara ada tuntunannya dalam sunnah Nabi.
Para pengiring tidak dibenarkan untuk duduk sebelum jenazah diletakkan, sebab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam telah melarangnya.

Disunnahkan mendalamkan lubang kubur, agar jasad si mayit terjaga dari jangkauan binatang buas, dan agar baunya tidak merebak keluar.
Lubang kubur yang dilengkapi liang lahad lebih baik daripada syaq. Dalam masalah ini Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda:
“Liang lahad itu adalah bagi kita (kaum muslimin), sedangkan syaq bagi selain kita (non muslim).” (HR. Abu Dawud dan dinyatakan shahih oleh Syaikh Al-Albani dalam “Ahkamul Janaaiz” hal. 145)

Lahad adalah liang (membentuk huruf U memanjang) yang dibuat khusus di dasar kubur pada bagian arah kiblat untuk meletakkan jenazah di dalamnya.
Syaq adalah liang yang dibuat khusus di dasar kubur pada bagian tengahnya (membentuk huruf U memanjang).
- Jenazah siap untuk dikubur. Allahul musta’an.


- Jenazah diangkat di atas tangan untuk diletakkan di dalam kubur.

- Jenazah dimasukkan ke dalam kubur. Disunnahkan memasukkan jenazah ke liang lahat dari arah kaki kuburan lalu diturunkan ke dalam liang kubur secara perlahan. Jika tidak memungkinkan, boleh menurunkannya dari arah kiblat.
- Petugas yang memasukkan jenazah ke lubang kubur hendaklah mengucapkan: “BISMILLAHI WA ‘ALA MILLATI RASULILLAHI (Dengan menyebut Asma Allah dan berjalan di atas millah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam).” ketika menurunkan jenazah ke lubang kubur. Demikianlah yang dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam.

Disunnahkan membaringkan jenazah dengan bertumpu pada sisi kanan jasadnya (dalam posisi miring) dan menghadap kiblat sambil dilepas tali-talinya selain tali kepala dan kedua kaki.
- Tidak perlu meletakkan bantalan dari tanah ataupun batu di bawah kepalanya, sebab tidak ada dalil shahih yang menyebutkannya. Dan tidak perlu menyingkap wajahnya, kecuali bila si mayit meninggal dunia saat mengenakan kain ihram sebagaimana yang telah dijelaskan.

- Setelah jenazah diletakkan di dalam rongga liang lahad dan tali-tali selain kepala dan kaki dilepas, maka rongga liang lahad tersebut ditutup dengan batu bata atau papan kayu/bambu dari atasnya (agak samping).

- Lalu sela-sela batu bata-batu bata itu ditutup dengan tanah liat agar menghalangi sesuatu yang masuk sekaligus untuk menguatkannya.

- Disunnahkan bagi para pengiring untuk menabur tiga genggaman tanah ke dalam liang kubur setelah jenazah diletakkan di dalamnya. Demikianlah yang dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam. Setelah itu ditumpahkan (diuruk) tanah ke atas jenazah tersebut.
- Hendaklah meninggikan makam kira-kira sejengkal sebagai tanda agar tidak dilanggar kehormatannya, dibuat gundukan seperti punuk unta, demikianlah bentuk makam Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam (HR. Bukhari).

- Kemudian ditaburi dengan batu kerikil sebagai tanda sebuah makam dan diperciki air, berdasarkan tuntunan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam (dalam masalah ini terdapat riwayat-riwayat mursal yang shahih, silakan lihat “Irwa’ul Ghalil” II/206). Lalu diletakkan batu pada makam bagian kepalanya agar mudah dikenali.
- Haram hukumnya menyemen dan membangun kuburan. Demikian pula menulisi batu nisan. Dan diharamkan juga duduk di atas kuburan, menginjaknya serta bersandar padanya. Karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam telah melarang dari hal tersebut. (HR. Muslim)
- Kemudian pengiring jenazah mendoakan keteguhan bagi si mayit (dalam menjawab pertanyaan dua malaikat yang disebut dengan fitnah kubur). Karena ketika itu ruhnya dikembalikan dan ia ditanya di dalam kuburnya. Maka disunnahkan agar setelah selesai menguburkannya orang-orang itu berhenti sebentar untuk mendoakan kebaikan bagi si mayit (dan doa ini tidak dilakukan secara berjamaah, tetapi sendiri-sendiri!). Sesungguhnya mayit bisa mendapatkan manfaat dari doa mereka.
Wallahu a’lam bish-shawab.
Berdasarkan uraian mengenai tata cara pengurusan jenazah dapat diambil beberapa hikmah, antara lain:
a.       Memperoleh pahala yang besar.
b.      Menunjukkan rasa solidaritas yang tinggi diantara sesame muslim.
c.       Membantu meringankan beban kelurga jenazah dan sebagai ungkapan belasungkawa atas musibah yang dideritanya.
d.      Mengingatkan dan menyadarkan manusia bahwa setiap manusia akan mati dan masing-masing supaya mempersiapkan bekal untuk hidup setelah mati.

e.       Sebagai bukti bahwa manusia adalah makhluk yang paling mulia, sehingga apabila salah seorang manusia meninggal dihormati dan diurus dengan sebaik-baiknya menurut aturan Allah SWT dan RasulNya.