Perserikatan Bangsa-Bangsa atau biasa disingkat PBB (bahasa Inggris: United Nations atau disingkat
UN) adalah sebuah organisasiinternasional yang anggotanya hampir seluruh negara
di dunia. Lembaga ini dibentuk untuk memfasilitasi dalamhukum internasional,
keamanan internasional, pengembangan ekonomi, perlindungan sosial, hak asasi
dan pencapaian perdamaian dunia.
Home » All posts
Kabr petir untuk untuk alam
- on 06:32
- No comments
Masalah Lingkungan
di Indonesia
Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar
dengan 17.000 pulau yang mengisi wilayahnya. Selain itu, Indonesia juga
merupakan negara dengan hutan hujan tropis terbesar ketiga dan merupakan negara
dengan biodeversitas terbesar kedua setelah Brasil. Namun sangat disayangkan
bahwa dibalik kekayaan alam yang melimpah tersebut Indonesia masih banyak
mengalami masalah – masalah lingkungan hidup yang bisa dibilang cukup parah.
Masalah tersebut antara lain seperti masalah Air bersih, polusi udara,
penebangan liar, dan sebagainya.
1.
Masalah Air Bersih
Air merupakan hal yang
sangatvital bagi kehidupan manusia. Tidak ada manusia yang dapat hidup tanpa
air. Bahkan fakta membuktikan bahwa manusia dapat menahan lapar lebih lama
daripada menahan haus. Jadi coba bayangkan apa jadinya apabila kita kesulitan
mendapatkan air bersih untuk kebutuhan kita. Sungguh sangat memprihatinkan
bukan?
Namun hal itulah yang
menimpa sebagian besar wilayah Indonesia saat ini. Menurut data dari Bank
Dunia, Indonesia merupakan salah satu dari 10 negara yang memiliki persediaan
air terbesar di dunia. Cadangan air tawar yang dimiliki Inonesia adalah sekitar
15.500 meter kubik per kapita per tahun. Jumlah tersebut jauh melebihi rata –
rata julah ketersediaan air negara – negara lain yang hanya sekitar 8.000 meter
kubik per kapita per tahun.
Namun dengan jumlah yang
begitu besar, sekitar 119 juta dari total 200 juta penduduk Indonesia masih
menghadapi kekurangan air bersih. Dan hanya 20% penduduk Indonesia yang bisa
setiap hari memenuhi kebutuhan akan air bersih. Itu pun hanya terpusat pada
daerah perkotaan terutama kota – kota besar dan daerah – daerah elit. Sedangkan
presentase akses daerah pedesaan di Indonesia terhadap air bersih adalah yang
paling randah di antara negara – negara Asia Tenggara. Dengan kata lain,
penyebaran air bersih di Indonesia masih jauh untuk disebut merata.
Selain masalah penyebaran
air, hal yang merupakan salah satu faktor penting penyebab masalah kelangkaan
air bersih adalah pencemaran dan perusakan lingkungan. Jumlah dan pertumbuhan
penduduk yang semakin bertambah tentunya akan kebutuhan masyarakat akan air
bersih. Namun disamping meningkatnya kebutuhan tersebut, pencemaran yang dapat
merusak sumber air bersih pun akan semakin meningkat.
Masyarakat pada umumnya
tidak atau belum mengerti mengenai prinsp perlindungan air bersih dan
penggunaan air yang bertanggungjawab. Sebagian besar masyarakat masih berpikir
bahwa masalah air minum adalah urusan pemerintah atau PDAM saja tanpa membantu
untuk mendukung kerja pemerintah.
Sekarang dapat kita lihat
sungai – sungai yang merupakan sumber air utama sudah menjadi kotor akibat
banyaknya sampah yang dibuang dan limbah – limbah indusr\tri yang dapat merusak
air tersebut.
2.
Masalah Sampah
Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau
dibuang dari sumber hasil aktifitas manusia maupun alam yang belum memiliki
nilai ekonomis. Sampah berasal dari rumah tangga, pertanian, perkantoran,
perusahaan, rumah sakit, pasar, dan sebagainya. Dengan kata lain, semakin bertambah
jumlah populasi manusia, maka akan semakin banyak sampah yang dihasilkan dan
lahan untuk membuang sampah – sampah tersebut tentunya harus semakin diperluas.
Itulah yang menjadi permasalahn bangsa ini. Pengelolaan pembuangan sampah belum
terurus dengan baik. Masih banyak kita lihat sampah – sampah yang menumpuk
tanpa ada tindakan lebih lanjut untuk menangani masalah tersebut.
Memang di waktu sekarang ini yang bisa kita
lakukan hanyalah menampung semua sampah pada sebuah tempat yang kita sebut
sebagai TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Namun apabila sampah – sampah tersebut
hanya diletakan begitu saja, justru akan menimbulkan dampak yang buruk bagi
lingkungan. Selain itu, sangat sulit untuk mencari lahan kosong yang dapat
digunakan sebagai tempat menampung sampah – sampah.
Beberapa negara telah menggunakan alternatif
pembakaran untuk menangani masalh tersebut namun hal tersebut telah diakui
dapat menyebabkan polusi udara yang sangat bernahaya bagi kehiduapan.
Selain masalah penanganan sampah, masalah
kesadaran masyarakat akan pembuangan sampah juga sangat memprihatinkan. Kita
banyak melihat sungai – sungai justru menjadi tempat untuk membuang sampah
padahal sungai merupakan salah satu sumber air utama bagi kehidupan masyarakat.
Pembuangan sampah ke saluran air dapat menyumbat saluran tersebut dan dampaknya
kan cukupp besar. Selain mengancam ketersediaan air bersih, penyumbatan saluran
ai juga dapat menyebabkan banjir. Apabila penyumbatan sudah parah, maka banjir
yang terjadi bisa menjadi banjir yang berkepanjangan dengan kedalaman yang
cukup untuk menenggelamkan sebuah rumah seperti yang sudah kita lihat beberapa
tahun belakangan ini.
3.
Masalah Polusi Udara
Tingkat pencemaran udara di Indonesia semakin
memprihatinkan. Bahkan Bank Dunia telah menetaplkan bahwa Indonesia merupakan
negara dengan tingkat polusi tertinggi ketiga di dunia. World Bank juga
menetapkan Jakarta sebagai kota dengan kadar polutan tertinggi setelah Beijing,
New Delhi, dan Mexico City.
Dari semua penyebab polusi udara yang ada,
emisi transportasi terbukti sebagai penyumbang pencemaran udara tertinggi di
Indonesia, yakni sekitar 85 persen. Hal ini diakibatkan oleh laju pertumbuhan
kepemilikan kendaraan bermotor yang tinggi. Sebagian besar kendaraan bermotor
itu menghasilkan emisi gas buang yang buruk, baik akibat perawatan yang kurang
memadai ataupun dari penggunaan bahan bakar dengan kualitas kurang baik
(misalnya kadar timbal yang tinggi).
Selain itu, minimnya pengolahan asap pabrik
juga turut menyumbang jumlah polutan yang memenuhi udara Indonesia terutama di
kota- kota besar. Di daerah – daerah yang menjadi kawasan industri dapat kita
rasakan keadaan udara yang sesak, panas, pengap, dan berbau bahan kimia. Kebakaran hutan juga merupakan salah satu faktor yang
menyebabkan polusi udara.
Polusi udara sangatlah berbahaya bagi tubuh
manusia. Partikel – partikel yang menjadi polutan memiliki ukuran yang lebih
kecil dari debu sehingga lebnih mudah masuk dan menempel di tubuh kita.
Contohnya adalah gas CO (karbon monoksida) yang dapat menghambat kierja sel
darah merah dalam mengangkut O2 (Oksigen)
sehingga dapat mengakibatkan tubuh kekurangan oksigen yang dapat mendorong
timbulnya berbagai macam penyakit. Selain itu kadar Pb (timbal) yang tinggi di
udara juga dapat merusak sel darah merah bagi orang yang menghirupnya
sehinggadapat menyebabkan penyakit anemia.
Polusi udara juga sangat berdampak bagi
lingkungan. Kadar SO2 dan NO2 yang tinggi dapat menyebabkan terjadinya hujan
asam yang dapat merusak sumber air, membunuh organisme – organisme kecil dan
pepohonan. Hujan asam juga sangat berbahaya bagi manusia apabila terkena kulit
karena asam merupakan senyawa yang bersifat korosif atau mengikis.
4. Penebangan Liar
Hutan merupakan salah satu aspek yang paling
penting dalam menjaga kestabilan ekosistem dan kehidupan di bumi. Hutan
merupakan sumber penghasil oksigen terbesar dan merupakan habitat bagi banyak
makhluk hidup di bimi ini.
Namun Indonesia, negara yang memiliki luas
hutan tropis terbesar ketiga di dunia, merupakan salah satu negara dengan kasus
illegal logging terbesar. Menurut data dari Dinas Kehutanan, Indonesia telah
kehilangan 3,8 juta hektar hutan setiap tahunnya dan sebagian besar disebabkan
oleh praktek illegal logging. Selain itu, kondisi mengenaskan lainnya adalah
terdapat 59 juta hektar hutan yang rusak dari total 120 juta hektar wilayah
hutan di Indonesia. Berarti hanya 50% hutan di Indonesia yang dapat dikatakan
berfungsi secara optimal.
Praktek pembalakan liar dan eksploitasi hutan
yang tidak bertanggung jawab ini telah mengakibatkan kehancuran sumber daya
hutan yang tidak ternilai harganya, kehancuran kehidupan masyarakat dan
kehilangan kayu senilai US$ 5 milyar, diantaranya berupa pendapatan negara kurang
lebih US$1.4 milyar setiap tahun. Kerugian tersebut belum menghitung hilangnya
nilai keanekaragaman hayati serta jasa-jasa lingkungan yang dapat dihasilkan
dari sumber daya hutan. Badan Penelitian Departemen Kehutanan menunjukan angka
Rp. 83 milyar perhari sebagai kerugian finansial akibat penebangan liar
Selain kerugian finansial, kerugian lingkungan
pun sangatlah besar akibat dari pembalakan hutan secara liar tersebut. Hutan
merupakan penyedia oksigen bagi bumi ini. Apabila luas hutan berkurang sementara
populasi manusia terus bertambah, tentu saja akan terjadi krisis oksigen di
bumi ini dan kita tidak akan mau haseperti itu terjadi. Selain itu, hutan juga
berfungsi untuk menjaga tanah dari erosi yang dapat menghilangkan kesuburan
tanah dan untuk mencegah terjadinya tanah longsor.
Alat kelamin manusia dibedakan menjadi alat kelamin
jantan (pria) dan alat kelamin betina (wanita). Baik pria maupun wanita
mempunyai bagian-bagian alat kelamin yang terdapat di dalam tubuh dan juga yang
terdapat di luar tubuh.
cerita kecil religi part 2
- on 06:16
- No comments
KETEGUHAN
IMAN
pagi itu
abdullah terlihat lagi duduk santai sambil minum secangkir kopi, di depan
rumahnya balehong yang tak lain kepala ke amanan pulau itu.
setiap ada
warga baru yang masuk ke pulau itu haruslah se izin balehong karena sebagai
kepala ke amanan balehong juga termasuk prajurit yang sangat dekat dengan
kepala suku.
tidak berapa
lama kemudian datanglah balehong menemui abdullah dan keduanya pun mulai
membuka obrolan .
ABDULLAH :
balehong aku mau bertanya kenapa pulau ini bernama pulau bayang
BALEHONG :
karena pulau ini tidak bisa terlihat oleh orang luar siapapun yang masuk pulau
ini semuanya atas se izin sang hyang puja sembahan kami..
Abdullah :
apakah kau juga tahu ada dimanakah sang hyang puja itu
balehong :
patung raksasa yg semalam kita sembah itulah sang hyang puja dia raja dari
segala berhala yg ada di pulau ini.
Abdullah :
apakah kau juga tahu siapa yang membuat patung sang hyang puja itu..
balehong :
leluhur kami lah yang membuatnya..
abdullah :
kalau sembahanmu itu di buat oleh leluhurmu lalu kenapa kalian tidak menyembah
leluhurmu saja, bukankah dia yang menciptakan sembahan kalian itu...
balehong :
leluhur kami hanya mengabadikan pujahan saja agar anak cucu nya bisa melihat
bentuk shang hyang puja..
di saat
keduanya masih asik ngobrol lalu datanglah dua orang prajurit bersenjata
tombak, keduanya adalah utusan kepala suku penguasa pulau bayang.
setelah
kedua prajurit itu mengatakan sesuatu kepada balehong keduanya pun pergi
balehong :
abdullah mari kita berangkat...kepala suku ingin bertemu denganmu..
abdullah :
apakah kepala suku sudah tahu dengan kehadiranku di pulau ini..
balehong :
tentu saja dia tahu....
abdullah :
baiklah..
keduanya pun
berangkat menuju rumah kepala suku dan rupanya kedatangan abdullah memang sudah
di tunggu, sehingga kedatangan abdullah di sambut baik layaknya seorang tamu
istana dan abdullah pun langsung di hadapkan ke kepala suku.
sang kepala
suku yang saat itu duduk di sebuah singgasana mewah terbuat dari emas murni
menatap tajam ke arah abdullah dan mempersilahkannya duduk.
abdullah
sempat memperhatikan sekelilingnya, terlihat jelas ruangan itu sangat indah
dengan ukiran pot dan guci yg semua terbuat dari emas.
sementara
sang kepala suku yang duduk di singgasana mewah itu di temani dua wanita yang
sangat cantik, yang satu setengah tua dan yang satu gadis remaja.
kedua wanita
itu mengenakan mahkota tiara di kepalanya yang juga terbuat dari emas, kedua
wanita itu adalah isteri dan anaknya sang kepala suku.
dada
abdullah sempat bergetar melihat kecantikan dua wanita yang ada di depannya itu
karena kecantikan dua wanita itu sangat luar biasa dan baru pertama kali
abdullah melihat wanita secantik itu.
setelah
abdullah terlihat tenang sang kepala suku pun membuka percakapannya.
kepala suku
: hay balehong apakah ini tamu kita yg sekarang menginap di rumahmu itu dan
siapakah namanya..
balehong :
betul ki dialah tamu kita itu...dia bernama abdullah..
kepala suku
: abdullah....kau boleh tinggal di pulau ini... kau boleh pilih tempat mana yg
kau inginkan... dan kau juga boleh menikah dengan wanita di pulau ini
...carilah wanita mana yg kau suka semua biaya aku yg tanggung dan kau akan ku
beri emas yg banyak untuk modal usaha mu...
abdullah :
terima kasih ki...atas kebaikannya yang telah menerima kehadiranku di pulau
ini....
kepala suku
: tapi kau harus tahu peraturan yang ada di pulau ini...barang siapa yang ingin
menetap di pulau ini ..dia harus di baptis dulu dan harus ikut dengan keyakinan
kami yaitu menyembah sang hyang puja...setelah itu barulah kau boleh meminta
apapun di pulau ini semuanya aku penuhi...
abdullah :
terima kasih ki...aku sangat senang mendengarnya, tapi sayang aku keberatan
untuk di baptis karena aku sudah berkeyakinan untuk tetap menyembah ALLAH SWT
tuhan semesta alam.... dialah tuhanku dan tuhan kalian semua bukan sang hyang
puja yg hanya se onggok batu yg tidak bisa apa2 itu...
mendengar
ucapannya abdullah, semua orang yang ada di tempat itu terkejut terlebih lagi
sang kepala suku karena dia tidak menyangka ada tuhan lain, selain sang hyang
puja sembahan mereka, bahkan sang kepala suku yang semula sangat ramah dan
sopan berubah menjadi marah dan murka karena ucapan abdullah itu..
kepala suku
: hay abdullah lancang sekali kau menghina tuhan ku apa kau sudah bosan
hidup... berani menghina tuhan kami seperti itu
abdullah :
mati..lebih baik buatku dari pada aku hidup dengan kemusrikan dan menyekutukan
Allah...
kepala suku
: kurrang ajar...
melihat
kepala suku marah balehong langsung menghadap memberikan hormat kepada
pimpinannya itu.
balehong :
ampun tuanku... jangan dulu tuanku beri hukuman pada anak muda ini...karena dia
baru beberapa hari tinggal di pulau ini...aku rasa jiwa abdullah masih labil
..kalau tuanku tidak keberatan kasih dia waktu untuk berpikir...
kepala suku
: hmm.....baiklah aku kasih waktu dua hari untuk berpikir dan selama itu pula
kau tetap hormati dia layaknya tamu agung..bawa dia pulang kerumahmu..
balehong : terima
kasih tuanku...
setelah sang
kepala suku memberikan ampunan..balehong pun mengajak abdullah keluar
meninggalkan tempat itu dan pulang ke rumah.
**
abdullah
merasa bingung dengan segala peristiwa yang menimpanya.. sebenarnya ada apakah
dibalik semua ini kenapa ALLAH SWT mengirimnya kepulau ini.?
karena rasa
penasaran dengan keadaan pulau itu, abdullah pun keluar dari rumah balehong
untuk berjalan2 menelusuri pulau bayang yg sangat indah itu, sampai akhirnya
dia masuk kesebuah hutan kecil yang ternyata di hutan itu ada sebuah danau
dengan airnya yg sangat jernih hingga apa yg ada dibawah danau itu bisa
terlihat dengan jelas, dia terus melangkah sambil terus mengucap tasbih karena
mengagumi keindahan pulau itu.
tiba2 dia
terkejut karena ternyata di danau itu ada putri kepala suku lagi mandi
telanjang bulat, sehingga seluruh bagian tubuh sang putri terlihat jelas
abdullah
langsung menutup mata karena takut sambil beristigfar.
melihat ada
abdullah sang putri pun naik ke atas dengan tetap bertelanjang menghampiri
abdullah yang saat itu membelakanginya.
putri : ada
apa kau kemari...
abdullah :
maaf kan aku tuan putri aku gak sengaja melihatmu...
putri : lalu
kenapa kau seperti ketakutan...hay abdullah jangan takut aku tidak marah sama
kamu kalau kamu mau mandi marilah kita mandi bersama.
sang putri
pun menarik bahu abdullah agar abdullah melihat ke arahnya tapi malah abdullah
menutup matanya...
putri :
abdullah kamu jangan takut..aku tidak akan memberitahukan ayahku tentang ini...
selama ini aku hanya terkurung dan tak pernah berduaan dengan laki2 aku ingin
kehangatan laki2 aku tak pernah melakukan hubungan kelamin semua laki2 yg ada
di pulau ini tidak ada yg berani mendekati ku kalau kamu tidak keberatan
marilah kita lakukan hubungan kelamin...
abdullah :
tidak tuan putri... melakukan hubungan kelamin sebelum nikah itu adalah zina
agamaku melarangnya ...
putri :
ayolah abdullah.... disini tempatnya sepi tidak ada orang yg tahu
abdullah :
tidak tuan putri meskipun tempat ini sepi dan tak ada yg tahu tapi ALLAH tetap
melihat apa yang kita lakukan....aku takut dengan murkaNYA
putri : di
pulau ini yg berkuasa adalah ayahku bukan tuhan mu ...ayo lah abdullah aku
ingin melakukannya denganmu
abdullah :
tidak tuan putri....
putri :
ayolah....
abdullah :
tidak tuan putri ...tidaaak...
ABDULLAH PUN
LARI MENINGGALKAN PUTRI KEPALA SUKU YG SANGAT CANTIK ITU
***
TIBA DUA
HARI YG TELAH DI TENTUKAN ABDULLAH PUN DI PANGGIL KEMBALI UNTUK MENEMUI SANG
KEPALA SUKU
kepala suku
: bagaimana abdullah apa kau bersedia ikut dengan keyakinan kami menyembah sang
hyang puja dan meninggalkan keyakinanmu ..kalau kau bersedia kau akan aku
nikahkan dengan putri ku dan seluruh kekayaanku aku serahkan untukmu
...bagaimana ?
abdullah :
aku tetap pada keyakinanku untuk tetap menyembah ALLAH SWT dan sampai kapan pun
aku tidak akan mau ikut keyakinan kalian hay manusia2 musyrik.
mendengar
perkataan dari abdullah sang kepala suku murka hingga abdullah pun langsung di
tangkap dan di bawa ke alun2 untuk di hukum pancung.
seluruh
warga pulau itu pun berkumpul untuk menyaksikan hukuman itu.
ketika sang
algojo sudah siap dengan pedangnya hendak melakukan eksekusi ..sang kepala suku
kembali mendekati abdullah
kepala suku
: ini kesempatan terakhir buatmu apa kau tetap pada keyakinanmu
tidak mau
ikut dengan keyakinan kami dan menyembah sang hyang puja..?
abdullah :
pendirianku sudah bulat, kalian tak akan bisa merubah keyakinanku....karena
mati buatku lebih baik dari pada harus jadi manusia musyrik..
kepala suku
: kalau itu sudah keyakinanmu ..baiklah..
karena
abdullah tetap pada keyakinannya akhirnya hukuman pancung pun di laksanakan,
sang algojo menebaskan pedangnya ke leher abdullah hingga kepalanya abdullah
terlepas dari badan.
cita2
abdullah yg ingin menjadi seorang ulama tak tercapai karena dia menghembuskan
nafas terakhirnya di ujung pedang dan abdullah pun mati dengan tetap membawa
iman islamnya.
INNA LILLAH
WAINNA ILAHI ROZIUN
certa kecil religi van rohis
- on 06:13
- No comments
KETEGUHAN
IMAN
ABDULLAH
adalah seorang pemuda yg baru saja menyelesaikan studinya di universitas al
azhar kairo mesir, tapi dia tidak langsung pulang ke kampung halamannya
melainkan ia menyebarkan ilmunya kepada kawan2nya yg ada di sana terutama pada
mereka yg bekerja jadi tki, semua ilmu agama yg dia dapat di bagikan dan
diamalkannya.
hingga suatu
masa dia mendapat surat dari ayahnya untuk pulang ke kampung karena sang ayah
menginginkan agar semua ilmu yg ABDULLAH dapat kiranya berguna untuk mendidik
warganya yg mayoritas awam dalam ilmu agama
ABDULLAH yg
bercita2 menjadi seorang ulama yg memiliki banyak murid itu pun menyambut baik
keinginan sang ayah
dia pun
berangkat pulang ke kampung halaman dengan menaiki sebuah kapal
namun di
tengah jalan badai menerjang sehingga kapal itupun karam di tengah lautan tidak
ada yg tahu nasib para penumpangnya semuanya ikut tenggelam
hingga suatu
masa tubuh ABDULLAH terdampar di tepi pantai dan di temukan oleh nelayan yg
sedang mencari ikan
rupanya
ALLAH berkehendak lain dalam musibah itu sehingga ABDULLAH masih hidup dia
pingsan hingga beberapa hari lamanya,
setelah
beberapa hari pingsan dia pun tersadar dan merasa heran dengan sekelilingnya..
ABDULLAH :
astagfirullah ada dimana kah aku ini sekarang
nelayan :
kau ada di rumahku
ABDULLAH :
tempat apa ini dan ada di daerah mana aku
nelayan :
kau ada di pulau bayang sebuah pulau yg masih dalam wilayah kawasan
indonesia
abdullah :
ohh..
meskipun
tubuhnya masih terasa lemas dia bangkit dan mengambil air wudhu lalu dia pun
bertanya ke pada si nelayan
ABDULLAH :
arah kiblat kemana aku mau sholat
nelayan :apa
itu kiblat aku tidak mengerti apa yg kau maksud dan apakah itu sholat
ABDULLAH :
Astagfirullah ...terus apa yg kau sembah sehingga kau tidak tahu apa itu
sholat
nelayan : kami
disini semua penyembah berhala dan kami semua hidup dalam kecukupan makmur
sejahtera dan kami di pimpin oleh seorang kepala suku yg sangat adil bijaksana.
ABDULLAH pun
terdiam lalu masuklah seorang dengan tampang berwibawa sopan dan lemah lembut
yg ternyata orang itu adalah ketua keamanan di pulau itu bernama BALEHONG.
karena
ABDULLAH tidak punya sodara atau keluarga di pulau itu ABDULLAH pun di ajak
tinggal di rumah BALEHONG dia di sambut dengan baik layaknya seorang tamu
suatu sore
ABDULLAH di ajak jalan2 sama balehong menelusuri pulau itu, keduanya pun
berjalan ke pasar kekampung2 dan ke semua tempat memang semuanya terlihat indah
bersahabat.
seluruh
penduduk di pulau itu terlihat ramah saling bertegur sapa dan tersenyum bila
berpapasan dengan sesamanya.
malamnya pas
bulan purnama seluruh penduduk yg ada di pulau itu berkumpul di sebuah alun2
besar yg mencapai hektaran luasnya dan di depannya ada sosok berhala raksasa,
dari kejauhan terlihat seorang tua berjubah putih yg memakai tongkat sedang
pidato entah apa yg di ucapkan tiba2 seluruh penduduk bersujud ketanah tak
terkecuali balehong
sementara
abdullah masih tetap berdiri dia bingung apa yg sedang mereka lakukan
balehong :
hay abdullah cepatlah bersujud memohon ampun atas dosa kita kepada sang hyang
puja agar kita terhindar dari mara bahaya
ABDULLAH pun
ikut mencium tanah
ABDULLAH :
YA ALLAH maafkan aku aku bukannya menyembah apa yg mereka sembah aku hanya
ingin tahu apa yg belum aku ketahui tentang pulau ini.
BERSAMBUNG
KE 2
**
tata cara sholat jenazah
- on 06:09
- No comments
Pengertian Jenazah
Kata jenazah diambil dari bahasa Arab (جن
ذح) yang berarti tubuh mayat
dan kata جن ذ yang berarti menutupi. Jadi, secara umum kata
jenazah memiliki arti tubuh mayat yang tertutup
memandikan jenazah
Setiap orang muslim yang meninggal dunia harus dimandikan,
dikafani dan dishalatkan terlebih dahulu sebelum dikuburkan terkecuali bagi
orang-orang yang mati syahid. Hukum memandikan jenazah orang muslim menurut
jumhur ulama adalah fardhu kifayah. Artinya, kewajiban ini dibebankan kepada
seluruh mukallaf di tempat itu, tetapi jika telah dilakukan oleh sebagian orang
maka gugurlah kewajiban seluruh mukallaf. Adapun dalil yang
menjelaskan kewajiban memandikan jenazah ini terdapat dalam sebuah hadist Rasulullah
SAW, yakninya:
عن ا بن عبا س ا ن ا لنبي صلى ا
لله عليه و سلم قا ل: فى ا لذ ي سقط عن ر ا حلته فما ت ا غسلو ه بما ء و سد ر
(رواه ا لبخرو مسلم)
Artinya: “Dari Ibnu Abbas, bahwasanya Nabi SAW telah bersabda
tentang orang yang jatuh dari kendaraannya lalu mati, “mandikanlah ia dengan
air dan daun bidara.” (H.R Bukhari dan Muslim)
Adapun beberapa hal penting yang berkaitan dengan memandikan
jenazah yang perlu diperhatikan yaitu:
1. Orang yang utama memandikan
jenazah
a. Untuk mayat laki-laki
Orang yang utama memandikan dan mengkafani mayat laki-laki adalah
orang yang diwasiatkannya, kemudian bapak, kakek, keluarga terdekat, muhrimnya
dan istrinya.
b. Untuk mayat perempuan
Orang yang utama memandikan mayat perempuan adalah ibunya, neneknya,
keluarga terdekat dari pihak wanita serta suaminya.
c. Untuk mayat anak laki-laki dan
anak perempuan
Untuk mayat anak laki-laki boleh perempuan yang memandikannya dan
sebaliknya untuk mayat anak perempuan boleh laki-laki yang memandikannya.
d. Jika seorang perempuan
meninggal sedangkan yang masih hidup semuanya hanya laki-laki dan dia tidak
mempunyai suami, atau sebaliknya seorang laki-laki meninggal sementara yang
masih hidup hanya perempuan saja dan dia tidak mempunyai istri, maka mayat tersebut
tidak dimandikan tetapi cukup ditayamumkan oleh salah seorang dari mereka
dengan memakai lapis tangan.[3] Hal
ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW, yakninya:
اذ ما تت ا لمر أ ة مع ا لر جا ل
ليس معحم ا مر أ ة غير ها و ا لر جل مع النسا ء ليس معهن ر جل غيره فأ نهما ييممان
و يد فنا ن و هما بمنز لة من لم يجد ا لما ء (رواه ه بو داود و ا لبيحقى)
Artinya: “Jika seorang perempuan meninggal di tempat
laki-laki dan tidak ada perempuan lain atau laki-laki meninggal di tempat
perempuan-perempuan dan tidak ada laki-laki selainnya maka kedua mayat itu
ditayamumkan, lalu dikuburkan, karena kedudukannya sama seperti tidak mendapat
air.” (H.R Abu Daud dan Baihaqi)
2. Syarat bagi orang yang
memandikan jenazah
a. Muslim, berakal, dan baligh
b. Berniat memandikan jenazah
c. Jujur dan sholeh
d. Terpercaya, amanah, mengetahui
hukum memandikan mayat dan memandikannya sebagaimana yang diajarkan sunnah
serta mampu menutupi aib si mayat.
3. Mayat yang wajib untuk
dimandikan
a. Mayat seorang muslim dan bukan
kafir
b. Bukan bayi yang keguguran dan
jika lahir dalam keadaan sudah meninggal tidak dimandikan
c. Ada sebahagian tubuh mayat yang
dapat dimandikan
d. Bukan mayat yang mati
syahid
4. Tatacara memandikan jenazah
Berikut beberapa cara memandiakan jenazah orang muslim, yaitu:
a. Perlu diingat, sebelum mayat
dimandikan siapkan terlebih dahulu segala sesuatu yang dibutuhkan untuk
keperluan mandinya, seperti:
1. Tempat memandikan pada ruangan
yang tertutup.
2. Air secukupnya.
3. Sabun, air kapur barus dan
wangi-wangian.
4. Sarung tangan untuk memandikan.
5. Potongan atau gulungan kain
kecil-kecil.
6. Kain basahan, handuk, dll.
b. Ambil kain penutup dan gantikan
kain basahan sehingga aurat utamanya tidak kelihatan.
c. Mandikan jenazah pada tempat
yang tertutup.
d. Pakailah sarung tangan dan
bersihkan jenazah dari segala kotoran.
e. Ganti sarung tangan yang baru,
lalu bersihkan seluruh badannya dan tekan perutnya perlahan-lahan.
f. Tinggikan kepala jenazah agar
air tidak mengalir kearah kepala.
g. Masukkan jari tangan yang telah
dibalut dengan kain basah ke mulut jenazah, gosok giginya dan bersihkan
hidungnya, kemudiankan wudhukan.
h. Siramkan air kesebelah kanan
dahulu kemudian kesebelah kiri tubuh jenazah.
i. Mandikan jenazah dengan air
sabun dan air mandinya yang terakhir dicampur dengan wangi-wangian.
j. Perlakukan jenazah dengan
lembut ketika membalik dan menggosok anggota tubuhnya.
k. Memandikan jenazah satu kali
jika dapat membasuh ke seluruh tubuhnya itulah yang wajib. Disunnahkan
mengulanginya beberapa kali dalam bilangan ganjil.
l. Jika keluar dari jenazah itu
najis setelah dimandikan dan mengenai badannya, wajid dibuang dan dimandikan
lagi. Jika keluar najis setelah di atas kafan tidak perlu diulangi mandinya,
cukup hanya dengan membuang najis itu saja.
m. Bagi jenazah wanita, sanggul
rambutnya harus dilepaskan dan dibiarkan menyulur kebelakang, setelah disirim
dan dibersihkan lalu dikeringkan dengan handuk dan dikepang.
n. Keringkan tubuh jenazah setelah
dimandikan dengan kain sehingga tidak membasahi kain kafannya.
o. Selesai mandi, sebelum dikafani
berilah wangi-wangian yang tidak mengandung alkohol.
2.3. Mengkafani
Jenazah
Mengkafani jenazah adalah menutupi atau membungkus jenazah dengan
sesuatu yang dapat menutupi tubuhnya walau hanya sehelai kain. Hukum mengkafani
jenazah muslim dan bukan mati syahid adalah fardhu kifayah. Dalam sebuah hadist
diriwayatkan sebagai berikut:
ها جر نا سع ر سو ل ا لله صلى ا
لله عليه و سلم كلتمس و جه ا لله فو قع ا جرنا على الله فمنا من ما ت لم يأ كل من
ا جر ه شأ منهم مصعب ا بن عمير قتل يو م ا حد فلم نجد ما لكفنه ا لا بر د ة, ا ذا
غطينا بها ر أ سه خر جت ر جلا ه, و ا ذا غطينا بها ر جليه حر ج ر أ سه فأ مر نا ا
لنبي صلى ا لله عليه و سلم ا ن نغطي ر أ سه و ا ن نجعل على ر جليه من ا لا ذ خر
(رواه ا لبخا ر ى)
Artinya: “Kami hijrah bersama Rasulullah SAW dengan
mengharapkan keridhaan Allah SWT, maka tentulah akan kami terima pahalanya dari
Allah, karena diantara kami ada yang meninggal sebelum memperoleh hasil duniawi
sedikit pun juga. Misalnya, Mash’ab bin Umair dia tewas terbunuh diperang Uhud
dan tidak ada buat kain kafannya kecuali selembar kain burdah. Jika kepalanya
ditutup, akan terbukalah kakinya dan jika kakinya tertutup, maka tersembul
kepalanya. Maka Nabi SAW menyuruh kami untuk menutupi kepalanya dan menaruh
rumput izhir pada kedua kakinya.” (H.R Bukhari)
Hal-hal yang disunnahkan dalam mengkafani jenazah adalah:
1. Kain kafan yang digunakan
hendaknya kain kafan yang bagus, bersih dan menutupi seluruh tubuh mayat.
2. Kain kafan hendaknya berwarna
putih.
3. Jumlah kain kafan untuk mayat
laki-laki hendaknya 3 lapis, sedangkan bagi mayat perempuan 5 lapis.
4. Sebelum kain kafan digunakan
untuk membungkus atau mengkafani jenazah, kain kafan hendaknya diberi
wangi-wangian terlebih dahulu.
5. Tidak berlebih-lebihan dalam
mengkafani jenazah.
Adapun tata cara mengkafani jenazah adalah sebagai berikut:
1. Untuk mayat laki-laki
a. Bentangkan kain kafan sehelai
demi sehelai, yang paling bawah lebih lebar dan luas serta setiap lapisan
diberi kapur barus.
b. Angkatlah jenazah dalam keadaan
tertutup dengan kain dan letakkan diatas kain kafan memanjang lalu ditaburi
wangi-wangian.
c. Tutuplah lubang-lubang (hidung,
telinga, mulut, kubul dan dubur) yang mungkin masih mengeluarkan kotoran dengan
kapas.
d. Selimutkan kain kafan sebelah
kanan yang paling atas, kemudian ujung lembar sebelah kiri. Selanjutnya,
lakukan seperti ini selembar demi selembar dengan cara yang lembut.
e. Ikatlah dengan tali yang sudah
disiapkan sebelumnya di bawah kain kafan tiga atau lima ikatan.
f. Jika kain kafan
tidak cukup untuk menutupi seluruh badan mayat maka tutuplah bagian kepalanya
dan bagian kakinya yang terbuka boleh ditutup dengan daun kayu, rumput atau
kertas. Jika seandainya tidak ada kain kafan kecuali sekedar menutup auratnya
saja, maka tutuplah dengan apa saja yang ada.
2. Untuk mayat perempuan
Kain kafan untuk mayat perempuan terdiri dari 5 lemabar kain
putih, yang terdiri dari:
a. Lembar pertama berfungsi untuk
menutupi seluruh badan.
b. Lembar kedua berfungsi sebagai
kerudung kepala.
c. Lembar ketiga berfungsi sebagai
baju kurung.
d. Lembar keempat berfungsi untuk
menutup pinggang hingga kaki.
e. Lembar kelima berfungsi untuk
menutup pinggul dan paha.
Adapun tata cara mengkafani mayat perempuan yaitu:
a. Susunlah kain kafan yang sudah
dipotong-potong untuk masing-masing bagian dengan tertib. Kemudian, angkatlah
jenazah dalam keadaan tertutup dengan kain dan letakkan diatas kain kafan
sejajar, serta taburi dengan wangi-wangian atau dengan kapur barus.
b. Tutuplah lubang-lubang yang
mungkin masih mengeluarkan kotoran dengan kapas.
c. Tutupkan kain pembungkus pada
kedua pahanya.
d. Pakaikan sarung.
e. Pakaikan baju kurung.
f. Dandani rambutnya dengan tiga
dandanan, lalu julurkan kebelakang.
g. Pakaikan kerudung.
h. Membungkus dengan lembar kain
terakhir dengan cara menemukan kedua ujung kain kiri dan kanan lalu digulungkan
kedalam.
i. Ikat dengan tali pengikat yang
telah disiapkan.
Menurut ijma ulama hukum penyelenggaraan shalat jenazah adalah
fardhu kifayah. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW, yang berbunyi:
صلو ا على مو تا كم (رواه ابن ما
جه)
Artinya: “Shalatilah orang yang meninggal dunia diantara
kamu”
Orang paling utana untuk melaksanakan shalat jenazah yaitu:
a. Orang yang diwasiatkan si mayat
dengan syarat tidak fasik atau tidak ahli bid’ah.
b. Ulama atau pemimpin terkemuka
ditempat itu.
c. Orang tua si mayat dan
seterusnya ke atas.
d. Anak-anak si mayat dan
seterusnya ke bawah.
e. Keluarga terdekat.
f. Kaum muslimim seluruhnya.
Rukun shalat jenazah ialah:
a. Berniat menshalatkan jenazah.
b. Takbir empat kali.
c. Berdiri bagi yang kuasa.
Adapun tata cara melakukan shalat jenazah adalah sebagai berikut:
1. Niat shalat jenazah
Niat shalat jenazah dilakukan dalam hati serta ikhlas karena Allah
SWT. Sebelum shalat jenazah dilakukan maka kepada imam dan seluruh makmum
hendaknya berwudhu dan menutup aurat. Untuk menyalatkan mayat laki-laki imam
berdiri sejajar dengan kepala si mayat, sedangkan untuk mayat perempuan, imam
berdiri di tengah-tengah sejajar pusat si mayat.
Lafal niat shalat jenazah:
a. Untuk mayat laki-laki
ا صلى على هذ اا لميت ار بع
تكبير ا ت فر ض كفا ية مأ مو ما/ ا ما ما لله تعا لى
“Sengaja aku berniat shalat atas mayat laki-laki empat takbir
fardhu kifayah menjadi makmun/imam karena Allah ta’ala”
b. Untuk mayat perempuan
ا صلى على هذ اا لميتة ار بع
تكبير ا ت فر ض كفا ية مأ مو ما/ ا ما ما لله تعا لى
“Sengaja aku berniat shalat atas mayat perempuan empat takbir
fardhu kifayah menjadi makmun/imam karena Allah ta’ala”
2. Takbir 4 kali
a. Takbir pertama dimulai dengan mengangkat
tangan dan membaca Al-Fatihah.
Artinya:
1 Dengan menyebut nama Allah yang
Maha Pemurah lagi Maha Penyayang,
2. Segala puji bagi Allah, Tuhan
semesta alam,
3. Maha Pemurah lagi Maha
Penyayang,
4. Yang menguasai di hari Pembalasan,
5. Hanya Engkaulah yang kami
sembah, dan Hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan,
6. Tunjukilah kami jalan yang
lurus,
7. (yaitu) jalan orang-orang yang
Telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan
bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
b. Takbir kedua dan membaca
shalawat
ا للهم صل على محمد و على ا ل
محمد كما صليت على ا بر ا هيم و على ا ل ا براهيم و با رك على محمد و على ا ل محمد
كما با ر كت على ا بر ا هيم و على ا ل ا بر هيم فى ا لعا لمين ا نك حميد مجيد.
Artinya: “Ya Allah berikanlah kesejahteraan kepada
Muhammad dan keluarganya, sebagaimana engkau telah memberikan kesejahteraan
kepada Ibrahim dan keluarganya. Berkatilah Muhammad dan keluarganya,
sebagaimana engkau telah memberkati Ibrahim dan keluarganya, sesungguhnya
Engkau Maha terpuji lagi bijaksana”
c. Takbir ketiga dan membaca do’a untuk si mayat
ا للحم ا غفر له (ها) و ا ر حمه
(ها) و عا فه(ها) و ا عف عنه (ها) و ا كر م نز له (ها) ووسع مد خله (ها) و ا غسله
(ها) بما ء و ثلج و بر د و نقه (ها) من ا لخطا يا كم ينقى ا لثو ب من ا لد نس و ا
بد له (ها) دا را خيرا من دا ر ه (ها) و ا هلا خيرا من ا هله (ها) و
ادخله (ها) ا لجنة و ا عنذ ه (ها) من عذا ب ا لقبر و عذا ب ا لنا ر.
Artinya: “Ya Allah, ampunilah dia, kasihilah dia,
maafkanlah dia dan sentosakanlah dia, muliakan tempatnya, lapangkanlah
kuburnya, sucikanlah dia dengan air embun dan es, sucikanlah dia dari
kesalahannya, sebagaimana sucinya kain putih dari kotoran. Gantikanlah rumahnya
dengan rumah yang lebih baik daripada rumahnya, dan gantikan keluarganya dengan
keluarga yang lebih baik, masukkan ia kedalam syurga, dan jauhkan ia dari siksa
kubur dan siksa neraka.”
d. Takbir keempat lalu diam
sejenak dan membaca do’a
ا للحم لا تحر منا ا جر ه (ها)
ولا تفتنا بعد ه (ها) و ا غفر لنا و له (ها)
Artinya: “ Ya Allah janganlah Engkau tahan
untuk kami pahalanya dan janganlah engkau tinggalkan fitnah untuk kami setelah
kepergiannya”
2. 5. Menguburkan Jenazah
Disunnahkan membawa jenazah
dengan usungan jenazah yang di panggul di atas pundak dari keempat sudut
usungan.
Disunnahkan menyegerakan mengusungnya ke pemakaman tanpa harus
tergesa-gesa. Bagi para pengiring, boleh berjalan di depan jenazah, di
belakangnya, di samping kanan atau kirinya. Semua cara ada tuntunannya dalam
sunnah Nabi.
Para pengiring tidak dibenarkan untuk duduk sebelum jenazah
diletakkan, sebab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam telah melarangnya.
Disunnahkan mendalamkan lubang kubur, agar jasad si mayit
terjaga dari jangkauan binatang buas, dan agar baunya tidak merebak keluar.
Lubang kubur yang dilengkapi liang lahad lebih baik daripada
syaq. Dalam masalah ini Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda:
“Liang lahad itu adalah bagi kita (kaum muslimin), sedangkan
syaq bagi selain kita (non muslim).” (HR. Abu Dawud dan dinyatakan shahih oleh
Syaikh Al-Albani dalam “Ahkamul Janaaiz” hal. 145)
Lahad adalah
liang (membentuk huruf U memanjang) yang dibuat khusus di dasar kubur pada
bagian arah kiblat untuk meletakkan jenazah di dalamnya.
Syaq adalah
liang yang dibuat khusus di dasar kubur pada bagian tengahnya (membentuk huruf
U memanjang).
- Jenazah siap untuk dikubur. Allahul musta’an.
- Jenazah diangkat di atas tangan untuk diletakkan di dalam
kubur.
- Jenazah dimasukkan ke dalam kubur. Disunnahkan memasukkan
jenazah ke liang lahat dari arah kaki kuburan lalu diturunkan ke dalam liang
kubur secara perlahan. Jika tidak memungkinkan, boleh menurunkannya dari arah
kiblat.
- Petugas yang memasukkan jenazah ke lubang kubur hendaklah
mengucapkan: “BISMILLAHI
WA ‘ALA MILLATI RASULILLAHI (Dengan
menyebut Asma Allah dan berjalan di atas millah Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wassalam).” ketika menurunkan jenazah ke lubang kubur. Demikianlah yang
dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam.
Disunnahkan membaringkan jenazah dengan bertumpu pada sisi kanan
jasadnya (dalam posisi miring) dan menghadap kiblat sambil dilepas tali-talinya
selain tali kepala dan kedua kaki.
- Tidak perlu meletakkan bantalan dari tanah ataupun batu di
bawah kepalanya, sebab tidak ada dalil shahih yang menyebutkannya. Dan tidak
perlu menyingkap wajahnya, kecuali bila si mayit meninggal dunia saat
mengenakan kain ihram sebagaimana yang telah dijelaskan.
- Setelah jenazah diletakkan di dalam rongga liang lahad dan
tali-tali selain kepala dan kaki dilepas, maka rongga liang lahad tersebut
ditutup dengan batu bata atau papan kayu/bambu dari atasnya (agak samping).
- Lalu sela-sela batu bata-batu bata itu ditutup dengan tanah
liat agar menghalangi sesuatu yang masuk sekaligus untuk menguatkannya.
- Disunnahkan bagi para pengiring untuk menabur tiga genggaman
tanah ke dalam liang kubur setelah jenazah diletakkan di dalamnya. Demikianlah
yang dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam. Setelah itu ditumpahkan
(diuruk) tanah ke atas jenazah tersebut.
- Hendaklah meninggikan makam kira-kira sejengkal sebagai tanda
agar tidak dilanggar kehormatannya, dibuat gundukan seperti punuk unta,
demikianlah bentuk makam Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam (HR. Bukhari).
- Kemudian ditaburi dengan batu kerikil sebagai tanda sebuah
makam dan diperciki air, berdasarkan tuntunan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi
wassalam (dalam masalah ini terdapat riwayat-riwayat mursal yang shahih,
silakan lihat “Irwa’ul Ghalil” II/206). Lalu diletakkan batu pada makam bagian
kepalanya agar mudah dikenali.
- Haram hukumnya menyemen dan membangun kuburan. Demikian pula
menulisi batu nisan. Dan diharamkan juga duduk di atas kuburan, menginjaknya
serta bersandar padanya. Karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam telah
melarang dari hal tersebut. (HR. Muslim)
- Kemudian pengiring jenazah mendoakan keteguhan bagi si mayit
(dalam menjawab pertanyaan dua malaikat yang disebut dengan fitnah kubur).
Karena ketika itu ruhnya dikembalikan dan ia ditanya di dalam kuburnya. Maka
disunnahkan agar setelah selesai menguburkannya orang-orang itu berhenti
sebentar untuk mendoakan kebaikan bagi si mayit (dan doa ini tidak dilakukan
secara berjamaah, tetapi sendiri-sendiri!). Sesungguhnya mayit bisa mendapatkan
manfaat dari doa mereka.
Wallahu a’lam bish-shawab.
Berdasarkan uraian mengenai tata cara pengurusan jenazah dapat
diambil beberapa hikmah, antara lain:
a. Memperoleh pahala yang besar.
b. Menunjukkan rasa solidaritas
yang tinggi diantara sesame muslim.
c. Membantu meringankan beban
kelurga jenazah dan sebagai ungkapan belasungkawa atas musibah yang
dideritanya.
d. Mengingatkan dan menyadarkan
manusia bahwa setiap manusia akan mati dan masing-masing supaya mempersiapkan
bekal untuk hidup setelah mati.
e. Sebagai bukti bahwa manusia
adalah makhluk yang paling mulia, sehingga apabila salah seorang manusia
meninggal dihormati dan diurus dengan sebaik-baiknya menurut aturan Allah SWT
dan RasulNya.
